Monday, October 30, 2006

Kesibukan di Hari Lebaran

...the peak sms was happened on H-1 , we would like to have you to be in our command center at 5 pm on October 23, 2006 together with our team to monitor the operation during those peak traffic...
Begitu email dari clien Ayah yang di forward ke mailbox Bunda
honey..what's the point??
I'm in charge..I have to stand by during lebaran
uhm..ok..

Lebaran pertama, 9500 Ayah terus berdering. sms tak kunjung putus. bukan soal permintaan maaf lahir batin. tapi soal update status. system hang dibeberapa titik. overload dengan banyak telp pemudik dan sms yang dikirim bersamaan. Padahal senin itu hari lebaran buat kami, sekaligus malam takbiran buat sebagian besar orang..

Habis ashar Ayah berangkat monitor dan koordinasi di kantor Indosat.
"ikut aja yuk..kalian ayah drop di EX paling dua jam kelar"
Anak anak bersorak senang..

Bunda dan anak anak jalan jalan di Mall EX. Anak-anak lihat mainan di Debanhams. Bunda liat baju di Sogo, liat sepatu di Linea. Kabel. Kagak belanja. Kami makan di Pizza Hut. Ini hari lebaran sekaligus malam takbiran, tapi para SPG Debanhams dan Sogo, Crew pizza Hut, Satpam di mall tetap sibuk melayani pengunjung EX.

Dua jam berlalu tanpa kepastian kapan meeting Ayah akan selesai.Kami sudah bosan!! Gema takbir berkumandang di mall seusai magrib, SPG, crew restorant, satpam masih terus sibuk melayani pengunjung mall. Sami mawon, ayah dan para vendor lain juga sibuk di menara BDN..sampai dengan Ayah meng sms..

Ayah masih meeting sama dirOp SrVp dan manager operasi Indosat. Masih tunggu Dirut datang nih...

Duh? Mau sampe jam berapa tuh. ya udah kita pulang naik taxi aja. kasihan anak-anak kelamaan nunggu.

“Aim mau tunggu Ayah!!”
“Udah malam, sayang..Ayah masih lama…” Bunda merayu. Sepanjang jalan pulang gema takbir terdengar dimana mana. Supir taxi kami mengomel saat radio dalam macet karena ada arak-arakan takbir. Sampai dirumah, Bunda memberikan extra tips buat si sopir. sekedar simpati, malam itu semua orang ingin berkumpul dirumah, tapi dia masih narik taxi dijalan..

Senin itu masih banyak orang sibuk dengan pekerjaanya, SPG, Satpam, Supir Taksi, juga Ayah dan team indosat itu. Untungnya Aim dan Abang bisa memaklumi. Ayah sampai rumah jam 12 malam. Exhausted. Padahal ini hari lebaran buat kami dan malam takbiran buat sebagian besar orang. Atas nama profesionalisme dan tanggungjawab, pekerjaan memang kadang menuntut lebih....

Saturday, October 28, 2006

Are You A Good Cook?

Kalau Anda mengenal Bunda dengan baik, pasti bisa menebak tepat jawaban Bunda akan quiz ini...

Emang sih..Bunda cuma bisa memasak pake satu jari...Wah?? gimana tuh? gampang....tingal pencel no telp delivery order...tut..tit..tut..titut...dan berikutnya makanan sudah siap saji....




You Are Not a Cook



You know cooking isn't for you, and you wouldn't even consider trying to make a homecooked meal.

And this is a very good thing. You've saved all your friends and family from unintentional food poisoning!

Seorang Abang Buat Abang

Hari jumat kami berlebaran ke Bogor. Mengunjungi Tante dari Ayah yang pindah dari Palembang. Sampai disana Iqbal langsung akrab dengan cucu sang tante. cowo itu kelas 3 SMP. Mereka Sholat jumat bareng. Merakit tamiya bersama. Berbagi Mcdonalds. Ngobrol soal bola. Iqbal mengagumi gitar baru hadiah ulang tahun anak itu. Mereka langsung click. Cok galicok. Cuocok!!

"Bun, kita disini yang lama ya..pulangnya sore aja.." begitu Abang bilang.
Oh No!! Bunda teringat cucian yang belum turun dari jemuran. Lantai yang belum di pel. Belum ada makanan buat makan malam. No lah. Ngga mungkin!!

Setelah Bunda makan mpek-mpek, tekwan sambil ngobrol bersama sepupu-sepupu ayah itu, Bunda bilang sama Ani, Mama si Lingga...
"An, Lingga kapan masuk sekolah ??
"Tanggal satu. Rabu"
Hm, sama sih sama Iqbal.
"Lingga kami ajak nginep rumah kami yo..gek minggu ato senin kami antar balek ke Bogor" Aku menawari
"Lingga mau nginep rumah Ayah Eddy?" Ani bertanya pada anak tunggalnya itu.
Lingga mengangguk setuju. Iqbal langsung bersorak. Hore!!

Perjalanan pulang lewat parung jadi lebih meriah. Anak-anak tertawa-tawa dibelakang bersama kak Lingga. Lingga anak tunggal, abang anak sulung yang pengin punya kakak. No wonder mereka saling mengisi. Hm, aku jadi ingat PR yang diberikan bu guru sebelum libur panjang lebaran.

"Lingga punya PR nggak liburan ini"
"Dibawa kok Bunda. Ada ditas"
"Oh bagus. Nanti kerjain bareng Iqbal aja"
"Asiiiiiik, jadi kalo Iqbal nggak bisa, nanya Kak lingga aja.."Iqbal seneng banget punya temen senasib ngerjain PR. Yang membuat Bunda terharu adalah kata-kata Iqbal terakhir "Punya Kakak itu enak, Bun" Hm, Iqbal emang terobsesi punya kakak. Sejak kecil dia begitu...

Bunda berterimakasih pada sepupu Ayah, yang mengijinkan anaknya menjadi seorang Abang buat Abang, walau cuma selama sisa libur lebaran ini.

Wednesday, October 25, 2006

Aim dan Abang - Mendadak Rocker

Ayah punya iPod baru keluaran Apple. 30GB. Pastinya muat ribuan lagu. Wow!! Dan pastinya yang duluan dicopy ke gadget itu adalah koleksi lagu lagu rock ayah jaman muda. Led Zeppelin, Eagles, Rainbow, Scorpions, Deep Purple, Black Sabbath, Nazareth, STYX..and many more.

Anak-anak ikutan antusias. Mereka rebutan ndengerin lagu lewat iPod itu buat mengusir bosen selama dijalan, saat kami pergi silahturahmi lebaran. Hih!! Bunda nggak habis pikir, anak-anak kok langsung suka dengan koleksi lagu Ayah

One day in the year of the fox
Came a time remembered well
When the strong young man of the rising sun
Heard the tolling of the great black bell
(from The Temple Of The King – byRainbow)


Abang nggak bosen-bosennya nyanyi ndiri sambil ndengerin lagu lagu jadul itu. Aim nggak mau kalah dia pengin ikutan dengar “Abang pinjem kuping-kupingnya !!” pintanya keras…

Kami tertawa. Rupanya Aim pengin pinjem earphone tapi nggak tau gimana nyebutnya, makanya dia bilang "kuping-kuping” he..he.. creative banget Aim kasih nama. Ya udah., supaya nggak rebutan Ayah menyambung ipod itu ke soundsystem di 406 kami. Jadi semobil denger semua. Ugh!! Bunda cuma bisa nyengir kecut..

This could be Heaven or this could be Hell
Then she lit up a candle
And she showed me the way
There were voices down the corridor
I thought I heard them say
(From Hotel California by Eagle)

Gubraaak!! Bunda lemes. Menyadari anak-anak mendadak rocker. Selama ini Bunda hidup bareng Ayah yang demen dengerin music Rock aja kayaknya udah berisik banget!! Apalagi ditambah Abang dan Aim nantinya. Well, Bunda harus bersiap kedepan-nya bakal punya tiga rocker dirumah.

Hm, kalo Titi Kamal popular dengan “mendadak dangdut”. Gara-gara iPod baru Ayah nih, anak-anak jadi “mendadak Rocker”..Yeah!! You Rock Kids!! Peugeot kami melaju kencang di tol, seiring dengan kerasnya lagu-lagu rock jadul koleksi Ayah.

Smoke on the water,the fire in the sky
We ended up at the Grand Hotel
It was empty, cold and bare
But with the Rolling truck Stones thing just outside
Makin' our music there
(from smoke on the water by deep purple)

Monday, October 23, 2006

Selamat Idul Fitri




Selamat Hari Raya Idul Fitri 1427


Taqobbalallaahu minnaa wa minkum
Shiyamanaa wa shiyamakum..
Minal 'Aidin Wal fa'idzin..
Semoga Seluruh Amal Ramadhan Kita
Diterima Disisi Allah SWT




Saturday, October 21, 2006

Pembantu Mudik - Satukan Banyak Hati (2)

"Mbaaaaaaaaak !! Minta susu !!" begitu teriak Aim menjelang bobosiang.
Dia lupa. Mbak-mbak sudah pulang kampung. Lebaran kan sebentar lagi dan mereka sudah mudik semua.
"Hush jangan teriak-teriak. Bunda yang bikinin susu tapi jangan pake teriak"
"Eh iya Aim lupa..."

Aim bangun tidur siang saat bunda bersiap-siap ngepel rumah.
"Bunda..Aim aja deh yang ngepel.."
"Emang Aim bisa ?"
"Bisa dong.."
Bunda tau sejak lama Aim emang penasaran pengin ngepel, tapi mbak-mbak nggak pernah kasih kesempatan. mereka takut semua kerjaan jadi nggak kelar.

Bunda memberikan gagang pel lalu mengawasi Aim mengepel. Wadauh ?? Gawat!! kacau ! hasilnya malah nggak karu-karuan gitu ?? Bunda segera mengambil alih.
"Gini deh. Mending Aim ambil gagang pel satunya, trus ngepel kamar Abang dan Aim aja. Ruang yang lain biar Bunda yang pel...
"Aim, kamar mbak-mbak sekalian ya..!!" Abang berseru mengoda.

Aim segera berari kebelakang dan mulai mengepel kamarnya. Lucu banget liat dia ngepel sambil nyanyi-nyanyi...
I love you baby and if it's quite all right
I need you baby to warm the lonely nights
And let me love you baby, let me love you
Ugh!! udah kayak anak gede aja.

Saatnya mandi sore.
Biasanya si Mbak yang mengawasi Aim mandi.
Kali ini Bunda menyuruh Abang.
"Abang, adiknya diajak mandi sana"
Mereka bergegas mengambil handuk dan masuk kamar mandi bareng. Nggak lama Abang kelar dan keluar pake handuk doang. Lho ??
"Aim kok lama amat ?!!" seru Bunda nggak sabar sambil sibuk ngeberesin pakaian yang baru turun dari jemuran.
"Aim lagi mandi pake beckham Bun !!" Aim berseru dari kamar mandi.
hah ?? beckham ? apa maksudnya ?? Nama David Beckham emang familiar disebut dirumah ini.
Abang tertawa keras. Bunda jadi penasaran. ..apa maksudnya sih ??
Bunda melonggok ke kamar mandi. Oh my God!! ternyata dia mandi di ember mandi bayi, boboan sambil nyanyi nyanyi....pake beckham ? maksudnya pake bathtub kali ?? Wah padahal ember mandi bayi itu pastinya kekecilan buat Aim yang bongsor.

Abang tertawa lebih keras. "Iya Bun dari tadi dia bilang pake beckham itu, Abang tau yang dimaksud pake bathtub, kayak kalo kita jalan-jalan dan nginep di hotel..."

Oalah gonjreng!! Maksud hati punya bathtub, apa daya budget tak sampai. Pembantu mudik lebaran - emang satukan banyak hati.

Friday, October 20, 2006

Pembantu Mudik - Satukan Banyak Hati

pembantu mudik. Tiap tahun emang udah gitu tradisinya. Bunda memanage (*halah* mudik aja pake dimanage??) kedua pembantu untuk tidak mudik bareng. Sinta udah berangkat minggu lalu, sedang Leha kloter terakhir, pulang hari ini. Masing-masing punya jatah 2 minggu dikampung. Harapan Bunda, sinta balik ke jakarta seminggu lebih awal dari Leha. Dengan begitu, estimasi Bunda cuma seminggu nggak punya pembantu.

Hari ini seperti tahun-tahun sebelumnya Bunda menjelma jadi upik abu. Beberes. "melantai". cuci mencuci. dan ugh!! memasak...padahal bukan masak yang serius. Paling manas-manasin doang, tapi tetap aja nggak pernah enjoy. Bunda "turun ke dapur" emang cuma setahun sekali.

A. Belanja ke Carrefour

Bunda dan Aim belanja ke carrefour mah biasa. Tapi kalo Abang ikut, itu luar biasa!! Hm, daripada dirumah sendiri Abang tadi pagi emang ikut ke carrefour. Carrefour penuh sesak, maklum lebaran sebentar lagi. Bunda berusaha bergegas, hanya belanja sesuai list kebutuhan. Bunda sudah mengantri di kasir saat tiba-tiba Aim bilang "Bunda, Aim pengin Fruit tea"

Wah?! sayang dong ninggalin antrian. Bunda bilang ke abang "Bang, adiknya dianter cari fruit tea gih..nanti balik kesini ya"
"Tapi Bunda jangan pindah ya"
"ya iyalah..Bunda antri di kasir no 3 dari informasi. Inget-inget ya..."
Abang segera mengandeng Aim. Amin mengengam tangan abang erat-erat.

Betul saat itu carrefour penuh sesak.Sedikit cemas melihat keduanya menjauh. Takut ilang ditengah orang banyak, tapi Bunda menguatan diri melepas mereka pergi sendiri. Mereka perlu latihan buat mandiri. Hm, untung nggak lama mereka kembali dengan dua botol fuit tea ditangan. Good Job, Abang!! Bunda senang. Aim juga senang dapat fruit tea.

Nggak lama giliran trolly Bunda maju ke kasir "hayo anak-anak. Bantu angkat barang ke atas meja kasir " seru Bunda.
Abang mengkomando "Yang MAKANAN dulu dik Aim!!"
Ups!! Bunda salut sama Iqbal. Pinter banget. Emang makanan selalu dipisah kantong ma non makanan...dan dia menyadarinya...satu-satu makanan berpindah tempat.. Nugget.. chicken wings beku... indomie.. bakso.. sosis.. abon.. soup cream.. ice cream.. hi..hi..ini emang persediaan darurat karena pembantu mudik.

B.Abang turun ke dapur

Pulang dari carrefour setelah beberes belanjaan Bunda berseru
"Abang, bantu Bunda cuci piring ya..."
Dengan kikuk abang membereskan piring-piring, dan gelas kotor. Dia dan Bunda emang nggak puasa hari ini. Dia masih harus minum obat, sedang Bunda masih mens. Walau sebetulnya takut pecah, tapi Bunda melatih Iqbal bantu-bantu. Tangannya yang halus dan mungil berusaha mencuci piring dan gelas.

"Bunda bikinin indomie pake bakso ya" begitu pintanya sambil terus mencuci.
Bunda segera menjerang air, mengambil indomie dan bakso dari kulkas. Selesai mencuci piring, Abang bantu Bunda bikin indomie. Membuka bumbu, mengambil mangkok dan sendok-garpu.

Kami tertawa-tawa di dapur. Bunda bikin 2 porsi buat abang dan Bunda sendiri. Indomie pake bakso segera ready. Indomie emang nggak istimewa blas. Tapi bikin indomie sendiri (selama ini pembantu lah..) satukan banyak hati...he..he..plesetan Iklan Blueband edisi lebaran neh...

"Eh Bang, panci bekas indomie belum dicuci neh.."Bunda menggoda
"Aaaaaaaah..Bunda aja deh!! Iqbal mau jumatan..."

Iqbal jumatan..Aim main ma Dion...Bunda take a break dengan nge-update blog...

Thursday, October 19, 2006

Bunda Frustasi

Bunda kurang tidur. Baru merem dua jam saat Bunda sadari badan Iqbal yang bobo sama Bunda demam. Ugh...kenapa lagi? Bunda frustasi. Udah sering Bunda bilang Iqbal harus istirahat total selama sakit gondongan. udah dua minggu ini dia Bunda grounded di rumah. Udah bagus nggak dikamar seperti saran pak dokter. Bunda sudah lebih lunak, walau mengambil resiko Aim -atau penghuni rumah yang lain bisa jadi ketularan.

Bunda frustasi kenapa Iqbal nggak juga nurut sih ?? Kalau Bunda kuliah Iqbal pergi main juga. Dia nggak bisa menolak jika teman-temannya memanggil dari balik pagar. Dia memilih kenal omel Bunda. Dan Ujung-ujungnya...sekarang dia demam lagi. Ugh!! Kenapa sih susah bener mematuhi kata-kata Bunda. Kalo udah demam gini kan semua jadi repot ?? Bunda membangunkan Iqbal tengah malam buat minum obat.

Bunda nggak lagi bisa tidur.Bunda menangis. Jengkel. Frustasi. Kenapa sih semua yang dibilang Bunda seakan cuma lewat bagai angin?? Kenapa kesadaran istirahat di rumah aja musti dipaksakan ?? kenapa sih susah banget mengerti concern orang tua ?? kenapa susah banget nurut permintaan Bunda ??

Subuh tadi Bunda memandangi Iqbal yang terlelap dibalik selimut. Bunda seperti bercermin. Dia begitu mirip dengan Bunda. Bukan cuma tampang, tapi juga soal membantah orang tua.

Bunda menangis. Jengkel. Frustasi. Hm, mungkin ini yang disebut karma.